Panduan & Generator Lafaz Akad

Generator Teks Ijab Qabul & Simulasi Akad

Tersimpan di perangkat ini โ€” masuk untuk menyimpan ke akun

Susun lafaz akad nikah resmi yang fasih, tepat, dan sesuai syariat. Tersedia dalam Bahasa Indonesia standar KUA dan Bahasa Arab berharakat, panduan rukun nikah, serta mode latihan hafalan.

Mulai Simulasi & Latihan โ†“

Data Mempelai & Perwalian

Masukkan nama para pihak dan mahar untuk menyusun teks akad secara otomatis.

1. Calon Mempelai Pria

2. Calon Mempelai Wanita

3. Wali Nikah

4. Mahar (Mas Kawin)

Teks Naskah Ijab & Qabul

Teks tersusun otomatis sesuai kaidah fikih dan ketentuan administrasi nikah.

Mode Latihan Simulasi HafalanSembunyikan teks untuk menguji kelancaran lafal calon mempelai pria sebelum hari-H.
Diucapkan oleh Wali Nikah (Ijab)
โ€œSaudara Fathur Rahman bin Hendra Wijaya, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri kandung saya, Khadijah Al-Zahra binti Ahmad Fauzi, dengan mas kawin berupa seperangkat alat shalat dan logam mulia 10 gram, dibayar tunai.โ€
Wali menyalami tangan calon mempelai pria saat mengucapkan kalimat ini.
Diucapkan oleh Mempelai Pria (Qabul)
โ€œSaya terima nikah dan kawinnya Khadijah Al-Zahra binti Ahmad Fauzi dengan mas kawin tersebut, dibayar tunai.โ€
Diucapkan langsung bersambung setelah wali selesai tanpa jeda lama, dengan suara jelas yang terdengar oleh dua orang saksi.
Pernyataan Para Saksi

Setelah pengucapan qabul, penghulu KUA akan bertanya kepada dua orang saksi: โ€œBagaimana para saksi, SAH?โ€ Saksi menjawab serentak: โ€œBฤrakallฤh, SAH!โ€

Fikih Munakahat

5 Rukun Nikah & Syarat Sah Akad

Pastikan kelima rukun ini terpenuhi sempurna agar pernikahan sah menurut hukum Islam dan undang-undang.

1ุงู„ุฒูŽู‘ูˆู’ุฌู

Calon Pengantin Pria (Al-Zauj)

Pria muslim yang berakal sehat, baligh, jelas identitasnya, rela tanpa paksaan, dan bukan mahram bagi calon istri.

  • Muslim, berakal, dan baligh
  • Jelas orangnya dan sukarela (tidak dipaksa)
  • Bukan mahram dari calon istri
  • Tidak sedang berihram haji atau umrah
โœ“ Terpenuhi
2ุงู„ุฒูŽู‘ูˆู’ุฌูŽุฉู

Calon Pengantin Wanita (Al-Zaujah)

Wanita muslimah yang halal dinikahi, jelas orangnya, tidak dalam masa iddah orang lain, dan bukan mahram calon suami.

  • Muslimah dan jelas orangnya
  • Bukan mahram bagi calon suami
  • Tidak dalam ikatan pernikahan atau masa iddah
  • Rela dan memberi izin kepada wali nikah
โœ“ Terpenuhi
3ุงู„ู’ูˆูŽู„ููŠูู‘

Wali Nikah (Al-Wali)

Wali nasab mempelai wanita (diutamakan ayah kandung) atau wali hakim yang sah jika tidak ada wali nasab.

  • Laki-laki muslim, merdeka, dan baligh
  • Berakal sehat dan adil (tidak fasik)
  • Mengerti hukum pernikahan
  • Memiliki garis perwalian yang sah
โœ“ Terpenuhi
4ุงู„ุดูŽู‘ุงู‡ูุฏูŽุงู†ู

Dua Orang Saksi Adil (Asy-Syahidani)

Dua orang laki-laki muslim yang hadir langsung menyaksikan prosesi akad nikah, mendengar ucapan ijab dan qabul.

  • Dua orang laki-laki muslim yang baligh & berakal
  • Adil (dikenal berakhlak baik dan menjaga muruโ€™ah)
  • Mendengar dan memahami perkataan ijab qabul
  • Melihat langsung kedua pihak yang berakad
โœ“ Terpenuhi
5ุงู„ุตูู‘ูŠู’ุบูŽุฉู

Ijab dan Qabul (Ash-Shighat)

Pernyataan penyerahan dari wali nikah (Ijab) dan penerimaan dari mempelai pria (Qabul) yang bersambung langsung.

  • Menggunakan kata "nikah" atau "tazwij" / padanannya dalam bahasa yang dipahami
  • Diucapkan bersambung tanpa jeda lama yang memutus makna
  • Sesuai antara maksud ijab dan qabul
  • Tidak dibatasi waktu tertentu (bukan nikah mutโ€™ah)
โœ“ Terpenuhi
Sunnah Rasulullah SAW

Doa-Doa Penting Setelah Akad

Amalkan sunnah nabawiyah sesaat setelah akad dinyatakan sah.

Doa Memegang Ubun-Ubun Istri Setelah Akad

Sunnah Rasulullah SAW: Mempelai pria meletakkan tangan kanannya di atas ubun-ubun istri setelah akad sah sambil membaca doa ini.

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูู‘ูŠ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุฎูŽูŠู’ุฑูŽ ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุนููˆุฐู ุจููƒูŽ ู…ูู†ู’ ุดูŽุฑูู‘ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูู†ู’ ุดูŽุฑูู‘ ู…ูŽุง ุฌูŽุจูŽู„ู’ุชูŽู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู

โ€œAllaahumma innii asโ€™aluka khayrahaa wa khayra maa jabaltahaa โ€˜alaih, wa aโ€™uudzu bika min syarrihaa wa min syarri maa jabaltahaa โ€˜alaih.โ€

โ€œYa Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan watak yang telah Engkau tetapkan padanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan dari keburukan watak yang telah Engkau tetapkan padanya.โ€ (HR. Abu Dawud & Ibnu Majah)

Doa Keberkahan untuk Pengantin Baru

Dibaca oleh para saksi, keluarga, dan tamu undangan untuk mendoakan pasangan yang baru saja melangsungkan akad.

ุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู„ูŽูƒูŽ ูˆูŽุจูŽุงุฑูŽูƒูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽ ูˆูŽุฌูŽู…ูŽุนูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ูŽุง ูููŠ ุฎูŽูŠู’ุฑู

โ€œBaarakallaahu laka wa baaraka โ€˜alaika wa jamaโ€™a bainakumaa fii khair.โ€

โ€œSemoga Allah memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, serta menghimpun kalian berdua senantiasa dalam kebaikan.โ€ (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, & Ibnu Majah)